Posted by: tiarasari | March 26, 2010

Apa Itu Arsitektur ?

Gak kerasa sudah hampir 2 semester aku ada di jurusan arsitektur ITB. Dulu waktu awal ingin masuk arsitektur yang terlintas di pikiran aku adalah hanya membuat dan mendesain sebuah bangunan yang bagus dan menggambar.

Arsitektur itu kalau disebutkan dalam kuliah pendekatan dan metoda perancangan adalah bangunan yang diberi enhance design, tidak sekedar fungsional atau sekadarnya.  Arsitektur adalah ilmu merancang bangunan yang melihat banyak aspek untuk dapat menghasilkan sebuah konsep desain.

Menarik sekali untuk belajar arsitektur walaupun cukup rumit juga. Sekarang di semester 4 ini aku lagi mengerjakan tugas besar berkaitan dengan rumah tinggal. Sedikit cerita ternyata untuk menghasilkan ruma tinggal yang optimal dari segi fungsi dan estetik itu tidak mudah. Apalagi kita sudah berhadapan dengan klien.

Sedikit cerita pembuka tentang arsitektur ini dari ku, tunggu tulisan-tulisan ku berikutnya. Tunggu juga hasil tugas besar ku…

.tiararsitek.

Posted by: tiarasari | March 20, 2010

Sebuah Pilihan

20 Maret 2010

Kawan, sampai hari ini, ini adalah sebuah keputusan berat yang pernah ada dalam hidup ku. Keputusan yang harus aku ambil ketika kedewasaan itu datang.

Aku yang semakin dewasa sekarang ini lebih memikirkan semuanya jauh ke depan.

Lebih dari satu tahun aku lewati bersamanya, ia sudah seperti sahabat, keluarga, dan tempat aku belajar semua hal. Dia memberikan aku sesuatu yang berharga dan membuat aku sangat merasa memilikinya.

Saat kedewasaan itu datang, ada hal baru di depanku dan aku semakin menyadari bahwa hal ini harus lebih di perhatikan. Hal ini adalah cita-citaku, hal ini adalah keinginan ku.

Perlahan-lahan aku merasa mulai meninggalkan dia, aku mulai jarang bertemu dia. Dia, ini bukan kemauan ku untuk meninggalkan mu. Berkali-kali aku meneteskan air mata saat harus memikirkan apakah aku sanggup untuk pelan-pelan berpisah dengan mu.

Maafkan aku, aku harus membuat suatu pilihan dan keputusan. Aku yang semakin dewasa ini akan lebih memilih cita-cita dan impian ku tanpa harus sepenuhnya meninggalkan engkau  sahabatku.

Maaf karena aku mungkin akan jarang bertemu dengan mu.

Maaf.. dan kumohon engkau mengerti.

Dia bukan lah seorang sahabat sungguhan kawan, tapi aku menganalogiakan ia seperti sahabat. Dia adalah tempat dimana disiplin itu di junjung tinggi, tempat bermain musik, dan bercanda bersama. Dia adalah sebuah organisasi, sebuah marching band. Bayangkan betapa berharganya sampai aku menganalogikannya sebagai sahabat dan keluarga untukku. Sedangkan hal yang aku ceritakan adalah cita-cita ku, cita-cita menjadi seorang arsitek.

Bismillahirohmanirohim

Bantu aku ya Allah…

Posted by: tiarasari | January 1, 2010

Ingin Mengingatkan

Malem hari 30 Desember 2009

Tiba-tiba malem menjelang tidur terlintas dipikiran tentang satu hal.

I said ” Alhamdulillah sampai detik ini masih ada di dunia, masih dikasih umur.”

Besok dari 2009 bakal berganti 2010, dari tanggal 31 berganti 1. Satu pertanyaan terlintas.

“Apa sih sebenernya tujuan kita hidup di dunia ?”

Ingat kawan kita di dunia ini cuman sementara, ada alam yang kekal di sana yang nantinya bakal jadi tempat tinggal kita. Selama kita masih dikasi kesempatan banyak-banyak lah melakukan hal yang baik dan bermanfaat, bikin resolusi yang bisa buat kehidupan kita lebih bermanfaat gak cuman buat kita tapi juga buat orang lain, gak hanya sekedar buat nikmat dunia tapi juga buat nabung untuk hidup di akhirat kelak.

Jangan pernah takut bermimpi untuk bisa jadi lebih baik di tahun depan atau tahun tahun berikutnya, teruslah berusaha, berdoa, dan tawakal untuk mencapainya. Jangan pernah putus asa.

Man Jadda Wajadda!

Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil!

Posted by: tiarasari | October 12, 2008

Home Alone Story. Part one.

Start 21.55 WIB

I’m alone at home but i’m not like “Home Alone” movie.  Sendirian, gak ada kerjaan, bingung mau ngapain, besok kuliah tapi mau belajar cape banget. Arghh… paling gak suka keadaan kaya gini, banyak kerjaan tapi bingung mau ngapain dulu.  Dari jam tujuh yang lalu gue buka ni komputer, bulak-balik aja gue buka FS sama FB. Bener-bener gak nambah ilmu banget ni! Padahalkan bisa browsing hal-hal yang lebih berguna, kaya buka bekas “hasil-hasil penelitian CIA” yang kata dosen fisika gue pernah bilang. Alhasil, gue bosen juga setelah begitu lamanya gue berkutat di FS dan FB. Mulai lah gue buka blog gue ini, kebetulan gue lagi pengen cerita juga.

Minggu sama sabtu kemaren gue TC Marching Band. Insyaallah buat tampil di GPMB, Grand Prix Marching Band. Doain rianti latihannya lancar dan sehat selalu ya!! Sumpah cape banget sampe ni bibir sakit, setelah sekian lama berlibur, setelah sekian lama tidak meniup-meniup mellophone. Tadi pas evaluasi abis latihan, kata KC si bincang-bincang. Ada hal bagus yang di bilang sama Irvan, “Semangat dan niat dari hati”. Kalau kita latihan dengan penuh semangat dan bener-bener niat dari hati kita pasti kita bakal enak ngejalaninnya.  Ini berlaku buat semua hal yang kita lakuin. Lakukan semua hal yang lo kerjain dengan senang hati, i always say “just enjoy what ever you do”. Sebenernya masih ada yang pengen gue tulis, udah ada di otak tapi gue ngantuk banget, mana orang rumah blum nyampe lagi..

Finish 22.50 WIB

Posted by: tiarasari | October 10, 2008

Kado untuk Ayah

10 Oktober 2008,

Untuk Ayah

Mungkin sosok mu tak selembut ibu

Nada bicaramu tak sehalus ibu

Dan cara mu tak seperti cara ibu

Tapi ku tahu,

Di dalam ketegasan itu

disetiap tetesan keringat itu

kasih dan sayang kau curahkan untuk kami

Maaf ingin ku ucapkan,

Maafku atas segala perkataan ku padamu

Maafku atas segala perbuatan ku padamu

Yang telah menorehkan luka di hati mu

Syukurku slalu ku ucapkan padaNya

Syukurku akan kesehatan, rizki, dan nikmat yang telah Dia berikan padamu

Ucapkanlah terus syukur padaNya di setiap sujudmu Ayah

Sebutlah namaNya di dalam hatimu

Ingatlah Dia selalu Ayah

Dia yang selalu melindungi dan menjaga kita

Tidak ada bingkisan berhias pita yag dapat ku berikan

Tidak ada serangkaian bunga yang dapat ku kirimkan

Hanya untaian kata doa di setiap sujudku yang dapat kuberikan

Terima kasih Ayah

Selamat ulang tahun Ayah

Posted by: tiarasari | October 8, 2008

Everything needs a process

Gue jadi bingung mau ngelanjutin bikin blog apa gak. Gara-gara temen gue baca blog gue terus bilang isinya geje. Emang setelah di baca-baca lagi isinya masih kurang berbobot. Tapi, daripada gak memulai sama sekali, iya gak?! Lagian yang bilang gitu kan cuman seorang. Udah ti lanjut aja, semua itu butuh proses. Nanti juga lo bisa bikin blog yang lebih bagus. Tujuan lo bikin ini blog kan biar bisa belajar nulis dan numpahin isi hati lo. Kalau kata Cinta Laura “Chill aja”. Lagian sebenernya gue udah berencana bikin blog yang pakai b.inggris. I hope it’s come true, hehe..

Posted by: tiarasari | October 7, 2008

Afgan tak dapat, mang sampan ku dapat!

Berhubung masih libur, gue masih bisa jalan-jalan.  Senin kemaren gue sama tante, nenek, om, dan keponakan gue pergi ke luar rumah tanpa tujuan kita mau kemana.  Akhirnya, sang nenek lah yang memutuskan untuk mencari sendal di griya, yuhu… brangkat. Gue baru inget kalau gue lagi nyari tas ransel buat kuliah, maklum tas ransel gue satu-satunya yang hitam sudah parah banget keadaannya. Tas semenjak duduk di bangku SMA Negeri 8 Bandung, yang nemenin perjuangan gue di masa-masa SMA ( lebay bgt ni..). Brangkatlah kita mengunjungi distro-distro di Bandung, dari mulai yang ada di dago, jl.trunojoyo, sampai yang di buah batu. Percaya gak?! gue gak dapet satupun tas yang gue mau.

Karena tas gak dapet-dapet dan perut sudah mulai laper, diputuskanlah untuk berangkat mencari makan siang. Atas permintaan tante, pergilah kita ke Sapu Lidi. Setelah menyantap makanan yang sudah dipesan, gue ngeliat ada sampan yang lagi parkir di pinggiran danau. Tiba-tiba ada mang sampan datang “Mau naik sampan, boleh-boleh”. Ya sudah kita naik tanpa nenek. Di mulailah percakapan dengan mang sampan.

Mang : “Neng, shuting Afgan yang doa puasa kan disini.”

Neng : “O iya mang, ktemu atuh sama Afgan.”

Mang : “Ktemu atuh neng, shutingnya teh di sini, di sana. (sambil nunjuk ke arah tempat shuting).”

Neng : “Mang kalau mang sampan yang ngedayung sampan Afgan, yang ikut ke shut masuk tv yg mana mang?”

Mang : “O.. saya sendiri neng.

Posted by: tiarasari | October 6, 2008

Rianti “T” bukan Rianti “C”

This is my first blog. Perkenalan dulu yuk, gue Rianti Tiarasari bukan Rianti Cartwright, tapi kenapa ya gue gak ketularan indo kayak rianti yang vj itu. Apa nama belakang gue mesti diganti dulu biar jadi mirip?? Haha.. Panggil saja gue Rianti, boleh juga panggil yeye, yeye panggilan dari temen SMA gue ni, kangen dengernya. Gue punya panggilan baru semenjak duduk di bangku kuliah, Rianto (sial! Kerjaan si oje ni). Sangat tidak disarankan orang-orang manggil gue ini.

Tepat tanggal 21 September 2008, ada email masuk dari papap gue. Dan isinya adalah menyuruh gue belajar menulis. Loh ko belajar menulis, dari TK kan kita sudah belajar calistung (membaca, menulis, dan berhitung). Eitss , tunggu dulu. Maksudnya bukan belajar menulis yang itu, tapi belajar menulis di blog. Di tambah lagi waktu papap bilang bisa ngasilin duit lewat blog, langsung tambah semangat gue bikin ini blog. Mau tau caranya gimana? Ntar deh gue kasih tahu, tenang aja. Akhirnya di sela-sela liburan gue yang udah tinggal tujuh hari lagi, di waktu istirahat gue dari belajar fisika, kimia, kpip, pti, dpp, maklum abis liburan ini uts menanti, gue menyempatkan diri membuat blog.

Gue berharap nantinya blog gue bisa berguna untuk bangsa dan Negara, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Weiss.. tinggi banget tuh harapan. Yang di atas panjang lebar si harapan kita semua bangsa Indonesia untuk negeri kita tercinta ini. Kalau harapan gue si gak muluk-muluk, asal bisa mencurahkan isi hati gue di sini, bisa ngehibur orang-orang yang baca, bagi-bagi pengalaman, bagi-bagi ilmu biar sedikit yang penting di bagi, semoga banyak yang baca blog ini, dan siapa tahu nanti blog gue bisa di jadiin buku seperti Raditya Dika (yang ini si muluk-muluk namannya).

Terakhir mari kita berdoa semoga blog ini dapat ber guna dan tidak di salah gunakan, amiinn. Hehe… Rianti C : “Selamat menulis ya Rianti T”.

Oya siapa tahu ini blog bisa di comentin asli sama Rianti Cartwright.

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.